BARITO KUALA – Setiap tanggal 2 Oktober, Indonesia memperingati Hari Batik Nasional sebagai momentum untuk menghargai dan melestarikan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.
Peringatan Hari Batik Nasional menjadi pengingat bahwa batik tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga menyimpan kekayaan sejarah, filosofi, serta identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
momentum ini menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh civitas akademika, khususnya generasi muda, untuk turut menjaga dan mengenalkan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, mahasiswa memiliki peran penting dalam memperkenalkan batik melalui berbagai kreativitas dan inovasi. Batik dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas melalui pemanfaatan teknologi, media digital, industri kreatif, hingga pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.
Melestarikan batik juga tidak harus dilakukan melalui cara yang sama seperti generasi sebelumnya. Mengenakan batik, mengenal makna di balik motifnya, mendukung perajin lokal, serta memperkenalkan batik melalui karya dan media digital merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan warisan budaya Indonesia.
Melalui semangat Hari Batik Nasional 2026, Politeknik Hasnur mengajak seluruh civitas akademika untuk terus mencintai, menghargai, dan melestarikan batik sebagai bagian dari identitas bangsa.
Dengan semangat kreativitas dan inovasi, generasi muda diharapkan mampu membawa batik terus berkembang, tidak hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai bagian dari masa depan Indonesia.
Selamat Hari Batik Nasional 2026.
Mari lestarikan batik, bangga dengan budaya Indonesia, dan terus berkarya untuk negeri.