BARITO KUALA – Sebagai wujud nyata dari komitmennya sebagai Technopreneur Campus, Politeknik Hasnur sukses menyelenggarakan Pelatihan Mekanik Sepeda Listrik berskala regional. Mengandeng mitra industri strategis, Motor Listrik BJM, kegiatan ini berlangsung selama dua hari penuh, mulai Sabtu (16/5/2026) hingga Minggu (17/5/2026).

Pelatihan yang berpusat di Kampus Politeknik Hasnur, Jl. Brigjen H. Hasan Basri, Handil Bakti Ray V, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Perkembangan kendaraan listrik yang masif di Indonesia menuntut kesiapan komparatif, terutama pada ketersediaan tenaga ahli atau mekanik yang terampil. Sadar akan peluang besar ini, Program Studi (Prodi) Teknik Otomotif Politeknik Hasnur bergerak cepat untuk menjembatani kebutuhan industri dengan masyarakat luas melalui pelatihan berbasis praktik langsung.
Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur, Bapak Baimy Alexander, S.T., M.M., M.T. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi kendaraan listrik (EV) bagi generasi muda dan pelaku usaha otomotif saat ini.
"Teknologi kendaraan listrik bukan lagi masa depan, melainkan realitas hari ini. Melalui kolaborasi antara Politeknik Hasnur dan Motor Listrik BJM, kami ingin memastikan bahwa SDM di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah siap menjadi pemain utama, bukan sekadar penonton, dalam ekosistem kendaraan ramah lingkungan ini," ujar Bapak Baimy Alexander.
Untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan kompetensi yang standar industri, materi pelatihan dirancang secara komprehensif ke dalam tiga tahapan utama:
Peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai anatomi sepeda listrik, mulai dari sistem baterai (lithium/SLA), controller, motor penggerak (Brushless DC Motor / BLDC), hingga sistem kelistrikan utama yang menjadi otak dari kendaraan listrik.
Pada sesi ini, instruktur berpengalaman dari Motor Listrik BJM membagikan standard operating procedure (SOP) perawatan berkala, metode deteksi dini kerusakan (troubleshooting), serta manajemen keamanan kerja (safety handling) saat menangani kelistrikan tegangan tinggi.
Bukan sekadar teori, porsi terbesar dari pelatihan ini adalah praktik langsung. Peserta ditantang untuk membongkar, menganalisis masalah, dan melakukan perbaikan pada unit sepeda listrik yang mengalami kendala teknis nyata di bawah bimbingan langsung para ahli.

Penyelenggaraan pelatihan mekanik sepeda listrik se-Kalselteng ini menegaskan positioning Politeknik Hasnur sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Selain memberikan dampak langsung bagi peningkatan keterampilan (up-skilling) masyarakat dan teknisi lokal, kegiatan ini juga membuka peluang usaha baru bagi para peserta untuk membuka bengkel konversi atau perawatan mandiri yang sejalan dengan semangat technopreneurship.
Bagi Anda yang tertarik untuk mendalami teknologi otomotif modern, sistem digital, dan kewirausahaan, Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur membuka pintu lebar untuk bergabung menjadi bagian dari inovator masa depan.