Banjarmasin, 18 November 2024
Direktur Politeknik Hasnur, Yayasan Hasnur Centre, Tesdiq Prigel Kaloka, M.Si, menjadi narasumber dalam seminar nasional bertajuk "Strategi Pencapaian APK Pendidikan Tinggi Melalui Optimalisasi Pengelolaan Beasiswa di Era Kepemimpinan Baru�. Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Forum Beasiswa ini berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Acara yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pengelola beasiswa, akademisi, hingga mahasiswa, bertujuan untuk membahas tantangan dan peluang dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia. Fokus utamanya adalah strategi pengelolaan beasiswa yang lebih efektif dan terarah di tengah dinamika perubahan kebijakan di era kepemimpinan baru.
Era kepemimpinan baru membawa tantangan sekaligus peluang bagi sektor pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam sesi diskusi, Tesdiq menjelaskan bahwa diperlukan inovasi kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Salah satu inovasi yang ia soroti adalah pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses informasi beasiswa ke daerah-daerah terpencil.
�Teknologi digital harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai latar belakang, terutama mereka yang berasal dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Dengan begitu, program beasiswa dapat benar-benar menjadi instrumen pemerataan pendidikan,� tambahnya.
Forum Beasiswa sebagai penyelenggara berharap seminar ini dapat menjadi langkah awal untuk merumuskan kebijakan dan strategi yang lebih baik dalam pengelolaan beasiswa di masa mendatang. Dengan keterlibatan para pakar seperti Bapak Direktur Tesdiq Prigel Kaloka, M.Si. diharapkan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia dapat terus berkembang menuju inklusivitas dan keberlanjutan. Seminar ini juga menjadi momentum penting untuk merefleksikan komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan akses pendidikan tinggi yang lebih merata dan berdampak positif bagi pembangunan nasional.